Carlos Alcaraz Ungkap Hal Yang Ia Pikir Sebagai Senjatanya Di Lapangan
2025-04-05 01:09:11 By Odegaard

Petenis peringkat 3 dunia telah menjadi populer karena tersenyum lebar ketika bertanding di atas lapangan dan hal tersebut membuatnya mendapatkan banyak penggemar.
Petenis berkebangsaan Spanyol sejauh ini telah melalui musim yang cukup baik setelah ia memenangkan gelar pertama musim 2025 di Rotterdam. Ia juga lolos ke perempatfinal Australian Open sebelum melenggang ke semifinal di Indian Wells.
Beberapa waktu lalu, mantan petenis peringkat 1 dunia secara mengejutkan kandas di laga pembuka Miami Open setelah ia kalah dari petenis veteran Belgia, David Goffin dengan tiga set. Tetapi, salah satu aspek yang tetap sama selama pertandingan adalah senyumnya. Menang atau kalah, ia selalu menemukan jalan untuk tersenyum, yang ia labeli sebagai sebuah “senjata”.
“Dilihat dari satu sisi, itu sebuah senjata, karena ketika saya tersenyum, itu berarti saya bersenang-senang di atas lapangan. Dan ketika saya bersenang-senang di atas lapangan, saya memainkan permainan terbaik saya. Jadi, dilihat dari satu sisi, itu sebuah senjata. Setiap kali saya memasuki lapangan, saya hanya bersenang-senang dan tersenyum. Saya mengatakan kepada diri saya sendiri bahwa itu hanya sebuah permainan. Saya tidak mengatakan saya melakukannya setiap hari, tetapi saya berusaha (sambil tertawa),” jelas Alcaraz.
Sementara itu, persiapan petenis berkebangsaan Spanyol untuk turun di Monte Carlo Open tengah ia jalani sepenuhnya dengan harapan ia bisa tampil maksimal di musim clay-court. Ia juga memutuskan untuk menggunakan tatanan rambut baru dengan harapan ia bisa bangkit dari kekalahan pahit di Miami.
Petenis peringkat 3 dunia merupakan salah satu petenis terbaik dunia, tetapi ia belum mampu menegaskan dominasinya di turnamen ATP pada musim ini. Ia telah memenangkan satu gelar, tetapi ia melewatkan sejumlah peluang di turnamen besar lainnya. Ia pun mengungkapkan bagaimana ia mengatasi tekanan.
“Psikologis. Itu aspek mental. Ketika anda merasa rileks, anda tidak menempatkan diri anda sendiri dalam posisi itu. Itu tidak masalah. Secara fisik, itu pertandingan. Tetapi jika anda bisa, anda tahu, tetap kuat secara mental, tetap tenang, dan rileks. Itu, anda tahu, adalah hal terbaik,” tambah Alcaraz.
Alcaraz akan berusaha melupakan awal musim yang goyah karena ia akan berusaha keras mempertahankan gelar French Open. Ia dipertimbangkan sebagai salah satu petenis terbaik di clay-court dan dikenal luas akan menjadi penerus Rafael Nadal di clay-court.
Sedang Tayang






























🔥 Populer























